Pernyataan Mauricio Pochettino Tentang Liga Champions Kali Ini

Tentang pertanyaan yang dilontarkan kepada Mauricio Pochettino mengenai seberapa optimisnya dirinya dengan Tottenham Hotspur di ajang kompetisi Liga Champions kali ini. Pelatih Tottenham tersebut memberikan jawaban dengan analogi sapi.
Pochettino yang berhasil mengantarkan Tottenham berlaga di Liga Champions pad dua musim terakhir. Setelah mereka tersingkir pada fase grup di musim 2016/2017, The Lilywhites yang berhasil melaju hingga babak 16 besar musim kemarin.
Pada musim kemarin Tottenham justru memberikan persaingan yang oke ke Juventus yang ialah finalis pada tahun sebelumnya. Langkah Tottenham terhenti sebab mengalami kekalahan dengan agregat 3-4, usai mereka bertanding imbang kontra Juventus yang lebih berpengalaman ketika bertanding di Turin.
Pochettino pun dilontarkan pertanyaan tentang apakah pengalaman-pengalaman selama dua musim terakhir ini bisa membuatnya merasa lebih optimis dengan melihat kompetisi pada tahun ini. Pria berkebangsaan Argentina tersebut menjawab jika hanya memiliki pengalaman saja tidak akan cukup, mesti dilengkapi dengan analogi sapi serta kereta.
“Pengalaman hanyalah pengalaman, namun Anda butuh memadukannya juga, dengan ditambah haus kemenangan, motivasi, serta dapat bertanding dengan cerdas. Jika Anda tidak pintar dalam memainkan strategi, itu tidak akan membantu Anda untuk bisa melaju terus ke depannya,” paparnya.
“Sebagaimana sama halnya dengan sapi yang di tiap harinya selama 10 tahun melihat kereta yang melintas pada waktu yang selalu sama. Jika Anda menanyakan kepada sapinya jam berapa kereta akan melintas, dirinya tidak akan memiliki jawaban yang benar.”
“Sepakbola juga sama halnya semacam itu, perlu adanya motivasi, kondisi, dan masih terdapat banyak hal di dunia sepakbola itu yang sangat penting untuk diketahui. Jika Anda berjuang dengan cara yang benar, terdapat banyak hal yang dapat menjaga Anda dengan cara yang serupa dengan pengalaman,” ujarnya.
Tottenham yang tergabung pada Grup B Liga Champions di musim ini, satu grup dengan Barcelona, PSV Eindhoven, serta Inter Milan. Harry Kane dengan rekan setim lainnya bakal mengawali masa perjalanan musim ini dengan melawan Inter Milan di kompetisi yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza, pada hari Selasa (18/9/2018) malam WIB nanti.

Pasangan Ronaldo Mencuri Perhatian Dengan Balutan Dress Bercorak Macan Tutul

Jeda internasional minggu kemarin dimanfaatkan oleh pemain Cristinao Ronaldo untuk pergi berlibur. Sang pemain bintang Juventus ini pun tidak lupa untuk mengajak pasangannya, yakni Georgina Rodriguez dan serta sang anak, Cristiano Junior.
Sebagaimana yang telah dilaporkan, Ronaldo bersama dengan keluarganya pergi berlibur ke pantai di selatan Prancis. Dari foto-foto yang dipublikasikan, ketiganya terlihat sangat menikmati liburan itu.
Dari ketiga anggota keluarga kecil itu, Georgina yang berhasil mencuri perhatian dengan mengenakan dress yang bercorak macan tutul. Dirinya kelihatan tengah bersantai di sebuah sofa yang ada di atas kapal pesiar.
Pada foto yang diunggahnya itu, Georgina terlihat sedang berlibur bersama keluar di Saint Tropez. “Dulce Suenos dengan arti mimpi indah, red” tulis Georgina.
Selain foto itu, juga terlihat foto kemesraan antara Georgina bersama Ronaldo. Dengan mengenakan bikini, Georgina yang tampak tertidur di pundak Ronaldo, dengan menikmati sinar matahari di atas kapal pesiar.
Ronaldo sendiri sampai saat ini masih belum berhasil menjebolkan satu bolapun semenjak dirinya berlabuh ke Juventus di awal musim ini. Dengan menikmati liburan ini pun terlihat akan menjadi caranya melepas stress dari tekanan yang tengah dialaminya ini.
Ronaldo bakal kembali memperkuat Juventus di hari Minggu (16/9/2018) pada kompetisi berhadapan dengan Sassuolo. Bianconeri (yang merupakan julukan dari Juventus) di atas kertas diperkirakan akan meraih kemenangan di kompetisi tersebut.
Kompetisi ini pun menjadi peluang emas untuk Ronaldo untuk dapat mencetak gol.

Paul Pogba Tidak Akan Hengkang Ke Juventus Lagi

Klub sepakbola Juventus sekarang ini diberitakan akan tunda rencana mereka untuk memboyong Paul Pogba pada bulan Januari yang akan datang. Sang pemain sekarang ini sedang diberitakan akan coba dikembalikan ke Turin dimusim panas tahun depan.
Pogba juga memang sangat sering diisukan akan hengkang dari Manchester United dimusim panas ini. Sang pemain diberitakan mempunyai hubungan yang tidak bagus dengan manajer Jose Mourinho oleh karenanya dirinya merasa tak betah berada di Old Trafford.
Salah satu skuad yang diisukan akan jadi pelabuhan dari Pogba selanjutnya yakni klub sepakbola Juventus. Juara Serie A tersebut diberitaan mempunyai keinginan untuk memboyong sang gelandang dibulan Januari yang lalu.
Juventus putuskan untuk tidak membeli Paul Pogba pada bulan Januari yang akan datang. Mereka diisukan akan kembali memburu Pogba pada musim 2019 yang akan datang. Dan alasan utama kenapa Juve sekarang ini tidak memilih untuk memburu Pogba lantaran terdapat kesepakatan damai dari sang pemain dan Jose Mourinho.
Sebelum jeda internasional yang lalu, kedua belah pihak juga sempat bertemu dan berbicara langsung. Mereka akhirnya pilih untuk melakukan kesepakatan damai agar mereka dapat jaga kondusifitas dalam skuad mereka.
Salah satu akibat yang ditimbulkan dari kesepakatan damai tersebut yakni Paul Pogba sudah tak akan memilih untuk hengkang dari skuadnya pada bulan Januari mendatang, dimana semua isu yang berhubungan dengan masa depannya baru dia jawab pada musim panas tahun depan.
Alasan selanjutnya kenapa Juventus memilih untuk tidak membeli Pogba sekarang lantaran mereka masih mempunyai harapan agar dana transfer dari sang pemain bisa lebih rendah pada musim yang akan datang.

Neymar dan Kylian Mbappe Masuk ke Kategori Pemain Fantastis

Nama dari pemain PSG Neymar serta Kylian Mbappe didaftarkan oleh Julen Lopetegui kedalam list golongan sebagai pesepakbola fantastis akan tetapi dirinya tak mau menanggapi rumor tentang proses transfer dari kedua pemain spektakulernya PSG menuju ke Real Madrid.
Los Blancos yang mempunyai sejarah yang sangat bersedia untuk mengeluarkan dana berapapun guna dalam memboyong pemain yang menjadi incaran mereka.
Neymar dinilai menjadi salah satu incaran utama dari Real Madrid setelah mereka ditinggal pergi oleh pemain andalan mereka yakni Cristiano Ronaldo yang berlabuh ke Juventus, sama halnya dengan pemain Mbappe. Namun, sampai dengan masa bursa transfer pemain di musim panas berakhir, tidak terdapat kesepakatan dari pihak manapun.
“Tertarik terhadap pemain PSG Neymar dan Mbpape? Saya tak mau membahas tentang pemain yang bukan merupakan anggota pemain saya. Hal itu bukanlah sesuatu yang tepat,” paparnya.
“Saya sangat menyukai pemain Gareth Bale, Karim Benzema serta pemain Lucas Vazquez. Neymar dan Mbappe merupakan pesepakbola fantastis namun saya tak mengincarkan mereka, fokusku tidak mengarah terhadap mereka. Mereka bukanlah anggota dari tim saya.”
Kondisi tersebut mungkin saja aka nada perubahan di masa depan namun untuk saat ini pihak manajemen Los Merengues memutuskan untuk tak mencari pemain penggantinya Ronaldo.

Paul Pogba Ingin Berlabuh Ke Juventus

Pemain di posisi sebagai Gelandang milik klub Manchester United, yakni yang bernama Paul Pogba, diberitakan memiliki keinginan untuk berlabuh ke klub Juventus di bursa transfer musim dingin di bulan Januari 2019, sebagaimana yang telah dilaporkan.
Pogba yang kerpak dirumorkan yang termasuk ke dalam masalah mengenai terlibat mengalami sebuah masa perang dingin dengan pelatih Mourinho. Hal itu menyebabkan pemain Pogba mau secepatnya hengkang ke klub lain.usai dirinya gagal dalam berlabuh ke Barcelona di musim panas ini, Pogba yang sangat memiliki keinginan untuk berlabuh ke klub Juventus. Pogba pernah memperkuat Juventus di tahun periode 2012-2016.
Bersama dengan klub Juventus, Pogba berhasil perform dengan dikumpulkan sebanyak 178 kompetisi dan berhasil menjebolkan sebanyak 34 gol di semua ajang kompetisi. Dirinya setelah itu justru memutuskan untuk balik kembali ke Manchester United dengan perolehan biaya transfer (ketika itu) di tahun 2016.
Jika hengkangnya dia di bulan Januari mendatang, Pogba diyakini akan tetap dapat memperkuat klub Juventus kalau berhasil lolos ke fase gugur. Juventus bakal berada satu grup dan berhadapan dengan Manchester United di fase grup.
Ketika memulai musim ini, UEFA mengizinkan kepada semua tim untuk mendaftarkan para pemain walaupun sang pemain tengah menjalani kompetisi di ajang pertandingan Eropa di musim yang sama. Peraturan itu dapat menjadi semua jalan bagi Pogba untuk balik kembali ke Juventus.

Laurent Koscielny pertimbangkan tawaran Marseille

Agen dari bek Arsenal, Laurent Koscielny sekarang ini kembali ungkapkan hal yang berhubungan dengan masa depan dari kliennya. Sang agen mengungkapkan jika Koscielny kelihatannya akan segera hengkang dari London Utara untuk kembali ke Prancis.
Bek yang berusia 32 tahun tersebut banyak diisukan telah habis di Arsenal. Cedera parah yang ia terima pada musim lalu juga telah buat dirinya taka akan dapat turun dalam skuad utama Unai Emery musim ini.
Dalam musim panas ini Koscielny juga diisukan memilih untuk pergi dari skuad Arsenal. Sederet skuad yang berasal dari Prancis itu juga diungkapkan meminati jasanya dirinya dalam jendela transfer yang lalu.
Sang agen mengungkapkan jika kans dari Koscielny untuk hengkang ke Prancis memang cukup besar dalam bulan Januari yang akan datang. “Saya merrasa memang terdapat kesempatan yang transfer tersebut [Laurent Koscielny ke Prancis] akan rampung,” ungkap Stephane Courbis.
Sang agen ungkapkan jika terdapat banyak tim papan atas Prancis yang ingin menggunakan jasa Koscielny dan dirinya juga percaya jika penawaran untuk kliennya tersebut masih akan bertahan sampai bulan Januari yang akan datang.
“Sementara ini Lyon merupakan skuad yang paling mempunyai kesempatan untuk memboyong pemain Laurent. Hal ini disebabkan mereka sukses untuk lanjut ke Liga Champions.”
“Tak Cuma Lyon ada skuad yang lain yang juga terpikat dengan Laurent. Monaco juga ikt memburu dirinya kemarin.” Dari semua tawaran yang mengarah kedirinya, Sang agen mengungkapkan Laurent Koscielny sangat pertimbangkan tawaran dari Marseille.

Leroy Sane Akan hengkang dari Manchester City

Juara Liga Inggris, Manchester City mungkin akan menjual gelandang muda papan atas mereka, Leroy Sane. Sang winger sekarang ini diberitakan selalu duduk dibangku cadangan dan dirinya juga mulai berikir untuk hengkag dari Etihad Stadium.
Sane yang diboyong oleh City dimusim 2016 lalu juga mulai memperlihatkan penampilannya di Etihad Stadium. Pada musim lalu dirinya juga jadi salah satu pemain yang luar biasa pada lini serang The Citizens oleh karena itu City sukses mendapatkan juara Premier League.
Tetapi sesudah memulai musim baru keadaan Sane berubah. Dirinya lebih sering menjadi pemain pengganti terutama sesudah City memboyong Riyad Mahrez dari Leicester City pada musim panas lalu.
keadaan ini juga akhirnya membuat Leroy Sane terlihat tidak kerasan. Dirinya diberitakan mulai memikirkan untuk hengkang dari Etihad Stadium pada musim depan. Sane sendiri juga diberitakan tak senang dengan keputusan Guardiola tidak memainkan dirinya. Dirinya merasa masih dapat ikut mempertahankan City.
Dirinya diberitakan telah menemui sang pelatih. Dirinya juga minta kejelasan berhubungan dengan statusnya. Pep sendiri juga telah mengungkapkan jika Sane masih jadi pemain penting untuk skuadnya. Oleh karena itu dirinya juga minta sang gelandang bersabar untuk tunggu giliran.
Leroy Sane juga tak memperlihatkan performa yang luar biasa pada waktu diturunkan menjadi pemain pengganti dalam laga yang berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers. Oleh karena itu dirinya juga merasa sang pemain masih belum layak memperoleh kesempatan bermain.

Eden Hazard Tetap Bertahan Di klub Belgia

Eden Hazard Tetap Bertahan Di klub BelgiaEden Hazard tetap bertahan di klub dan hal ini mendapatkan sambutan positif dari manajer Belgia Roberto Martinez. Bagi Martinez, kehadiran Maurizio Sarri sebagai pelatih Chelsea baik bagi Hazard.

Usai dirinya berhasil membawa Belgia finis di peringkat tiga di ajang Piala Dunia 2018, Hazard memberikan kode akan hengkang dari Stamford Bridge ketika isu mengenaai Real Madrid yang meminatinya. Namun, hengkangnya Zinedine Zidane dari Madrid dengan tiba-tiba dan sikap Chelsea yang berusaha keras meminta Hazard agar bertahan ternyata ada hasilnya.

Hazard yang berhasil perform dengan mengesankan di bawah didikan pelatih Sarri. Pada tiga kompetisi ajang Premier League, Hazard sudah berhasil mencatatkan satu gol dan dua assist, yang meliputi pada saat memberikan umpan silang pada Marcos Alonso yang dijebolkan ke gawang Arsenal.

“Bukan berita buruk pada saat dirinya tetap berada di Inggris. Benar adanya pada saat Real Madrid ingin memboyong Anda, Anda dapat mengungkapkannya pada diri sendiri, ‘Ini ialah peluang sekali dalam seumur hidup’, namun Eden tak melihatnya semacam itu,” papar Martinez.

“Chelsea memboyong Sarri dan saya mengerti jika klub tak mau ditinggal pergi oleh pemain terbaiknya. Benar adanya jika Hazard ialah pemain yang diharapkan. Eden merupakan seorang pemain yang memiliki hati yang baik. Dia terima dengan lapang dada mengenai posisi bermain dan bakal perform dengan oke pada musim ini.”

“Saya merasa senang dengan melihat dirinya balik ke atas lapangan kontra Arsenal dan dia menunjukkan dirinya juga ikut terlibat dalam momen penting pada kompetisi itu. Dia sempat mengatakan jika tetap bertahan bukanlah sesuatu yang buruk, namun menyatakan hal tersebut cumalah satu hal saja. Yang terpenting ialah apa yang bisa dirinya pertunjukkan ketika berada di atas lapangan. Saya yang menonton gol ketiga Chelsea kontra Arsenal yang berhasil dijebolkan Marcos Alonso dari crossing Hazard dan saya sangat mengetahuinya.”

“Usai ajang Piala Dunia berakhir, pastinya ini ialah masa yang tepat untuk Eden Hazard dalam berhadapan dengan tantangan baru. Kehadiran Sarri oke bagi Eden. Dirinya kini sudah bersiap untuk menjalani tantangan baru dan pelatih baru di Chelsea,” Martinez mengungkapkan.

Penjelasan Nabil Fekir Atas Gagalnya Dia Ke Anfield

Penjelasan Nabil Fekir Atas Gagalnya Dia Ke Anfield

Pemain dengan nama Nabil Fekir memberikan penjelasananya cuma Liverpool yang dapat memberikan penjelasan atas di balik kegagalannya untuk menjadi bagian dari ke Anfield dari Olympique Lyon di musim panas ini.

Fekir yang dulunya sempat hampir menjadi bagian dari kubu yang berjuluk The Reds di bulan Juni kemarin, akan tetapi proses transfer tersebut mengalami permasalahan, sebab terdapat kabar jika tersadanya laporan kegagalan tes medis yang terdapat kaitannya mengenai riwayat cedera lututnya.

Pemain sayap yangs sudah berusia 25 tahun itu nyaris tetap mengenakan jersey klub Lyon hingga masa transfer ajang Liga Primer Inggris ditutup dan sekarang memberikan isyarat jika Liverpool pantas untuk disalahkan dengan gagalnya proses transfer dari dirinya.

“Saya sudah mengetahui akan banyak masalah, dari mengalami kegagalan proses transfer. Apa yang menjadi alasan sebenarnya? Cuma Liverpool yang mengetahui akan semua hal itu,” papar Fekir.

“Hal tersebut telah terjadi, ya semacam itulah keadaan yang ada. Kiini sampai waktunya kembali melihat ke depan, hal mengenai masalah batal transfer itu sudah lama terjadi dan sekarnag sudah menjadi masa lalu.”

“Saya yang telah sepenuhnya untuk menerima kebenaran atas kegagalan transfer ke Liverpool.” Fekir sanggup untuk menyarangkan sebanyak 23 gol di seluruh pertandingannya dengan Lyon di musim 2017/18.

Zlatan tidak ingin gaji, Zlatan hanya ingin bermain

Nama Zlatan Ibrahimovic tidak akan ditemukan lagi di daftar pemain Manchester United. Pemain kelahiran Swedia tersebut sudah pergi dari MU untuk bergabung bersama LA Galaxy sejak awal tahun 2018.
Meskipun dirinya hanya bermain 46 kali dan mampu mencetak 28 gol ketika bersama Manchester United, Zlatan Ibrahimovic pernah menjadi pemain andalan klub tersebut. Hal ini dibuktikan dalam kehadirannya sebagai pemain andalan penentu kemenangan di berbagai momen-momen penting.
Tetapi saat ini kisah pemain sepakbola Zlatan Ibrahimovic bersama klub sepakbola Manchester United harus berakhir. Hal ini disebabkan cedera ligament lutut yang diderita Zlatan pada April 2017 ketika bermain di liga Eropa.
Setelah penderitaannya tersebut, Zlatan sempat kesulitan untuk kembali berdiri seperti sebelumnya. Cidera yang didertinya memang lumayan parah. Bahkan Zlatan yang dikenal dengan fisik yang kuat dan tangguh sempat hengkang dari lapangan pertandingan sampai hampir setahun.
Meskipun begitu Zlatan tetap ingin mencoba bermain. Dirinya sempat muncul untuk membela MU pada beberapa pertandingan, tetapi karena cederanya yang mengurangi daya permainannya Zlatan malah merasa menjadi beban tim.
Dan keputusan Zlatan untuk pindah ke LA Galaxy merupakan keputusan yang bisa dibilang tepat.

Sesudah dirinya mengalami cedera yang cukup parah tersebut, Zlatan memiliki satu momen yang sangat dia sukai. Momen yang dinikmati Zlatan tersebut adalah ketika dirinya mengenakan sepatu sepak bola sebelum turun pertandingan.
”… setelah cedera buruk yang terjadi kala itu, saya tak punya banyak harapan untuk bermain lagi,” Ucap Ibra kepada BBC.

Meskipun dirinya sudah dapat bermain, Ibra terus meminta izin MU untuk berlatih demi memulihkan kondisi badan. Tidak peduli jika nantinya tidak digaji, Zlatan hanya ingin sembuh dan kembali bermain.
“Situasinya bukan soal mendapatkan kontrak dan menerima gaji. Justru sebaliknya. Saya berkata saya tak butuh gaji, anda (MU) bisa menyimpannya.”

Meskipun Zlatan masih menginginkan untuk bermain dilapangan, tetapi dirinya tidak ingin memaksakan kehendak. Dirinya tetap menjunjung profesionalitas sebagai pemain sepak bola.
Dirinya merasa bahwa Manchester United saat ini memiliki pemain yang lebih hebat dari dirinya. Meskipun mereka sangat mengandalkan sosok ‘Zlatan’ untuk bermain di tim, tetapi Zlatan selalu menolak untuk menjadi ‘Zlatan’ yang mereka (MU) inginkan.
“dengar, saya tidak siap. Saya tidak ingin mengecewakan anda. Saya menghargai rekan setim saya dan pelatih. Pilih seseorang yang bisa melakukan pekerjaan itu dengan lebih baik’,” ujarnya.
Kata-kata itu diucapkan Zlatan ketika dirinya dipilih pelatih untuk bermain dilapangan sebagai pemain andalan mereka.
Zlatan tidak ingin gaji, Zlatan hanya ingin bermain